Usai Cekcok, Pria di Jembrana Nekat Minum Portas di Depan Anak-Istri

Jembrana, Mediajembrana.com – Seorang pria berinisial EN (44) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum cairan diduga portas di Jembrana, Bali. Aksi tragis tersebut dilakukan korban tepat di hadapan istri dan anak-anaknya setelah sempat terlibat cekcok rumah tangga.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah korban yang beralamat di Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (9/6) malam.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekira pukul 20.00 WITA. Saat itu, korban terlibat keributan hebat dengan istrinya, Indri Waringin Susilawati, lantaran permasalahan rumah tangga.

“Setelah ribut, korban keluar rumah dalam keadaan emosi. Istrinya saat itu tidak mengetahui korban pergi ke mana,” ujar Kapolsek Kota Jembrana, Ipda I Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra, Rabu (10/6).

Korban ternyata pergi ke rumah orang tuanya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Gang II. Di sana, korban bertemu dengan seorang kerabat bernama Dwi Amikawati. Kepada Dwi, korban berdalih ingin mengambil tembaga untuk campuran emas.

Dwi tidak menaruh curiga dan tidak mengetahui bahwa cairan yang diambil oleh korban sebenarnya adalah racun jenis portas.

Korban kemudian kembali ke rumahnya dengan membawa sebuah gelas plastik berisi cairan portas tersebut. Sesampainya di rumah, tanpa ragu korban langsung meneggak cairan maut itu di hadapan anak dan istrinya.

Aksi nekat itu terjadi begitu cepat. Istri dan anak-anak korban yang terkejut sama sekali tidak sempat mencegah tindakan korban.
“Tidak lama setelah meminum cairan tersebut, korban langsung pingsan,” lanjutnya.

Melihat sang ayah tak sadarkan diri, anak korban yang bernama Echa langsung berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu didengar oleh tetangga korban.

Titin yang bergegas datang mendapati korban sudah dalam kondisi kritis. Sekira pukul 20.30 WITA, dibantu warga sekitar, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Jembrana untuk mendapatkan pertolongan medis.

Nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari RSU Bunda Jembrana, pria yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta tersebut dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 21.05 WITA.

Pihak kepolisian diduga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk istri korban selaku pelapor.

Motif sementara korban nekat mengakhiri hidupnya diduga kuat karena depresi. Korban dan istrinya diketahui memang sering terlibat cekcok akibat permasalahan rumah tangga yang tengah mereka hadapi. (MJ)

Tags

Bagikan Berita Ini

Picture of Media Jembrana

Media Jembrana

Berita Terkait Lainnya

Hindari Macet Gilimanuk, Bus Masuk Gang hingga Tabrak Warung Warga

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD

Pemkab Jembrana Apresiasi Peran Vital ORARI dalam Penanggulangan Bencana

Jembrana

Maling Bobol Konter HP di Jembrana Ditangkap, Uang Curian Dipakai Bayar Utang

Jasat Nelayan Jembrana yang Hilang di Pulukan Ditemukan di Banyuwangi

Hiu Paus yang Mati Terdampar di Pengeragoan Akhirnya Dikubur

Pencarian Nelayan Hilang Dihantam Kayu di Jembrana Nihil, Tim SAR Bakal Perluas Area

Resmi Dibuka, 10 Tim Siap Perang Taktik di Liga Jembrana 2026

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Kembang Hartawan Bersama Danrem 163/Wira Satya Pimpin Penanaman 9.200 Mangrove di Tuwed Park

Berita Terbaru

Hindari Macet Gilimanuk, Bus Masuk Gang hingga Tabrak Warung Warga

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD

Pemkab Jembrana Apresiasi Peran Vital ORARI dalam Penanggulangan Bencana

Jembrana

Maling Bobol Konter HP di Jembrana Ditangkap, Uang Curian Dipakai Bayar Utang

Jasat Nelayan Jembrana yang Hilang di Pulukan Ditemukan di Banyuwangi