Jembrana, mediajembrna.com – Kecelakaan wahana permainan terjadi di pasar rakyat Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Tiga orang pengunjung terluka setelah terpental dan terbentur saat menaiki wahana jet coaster (roller coaster) pada Selasa (16/6) malam sekitar pukul 22.05 WITA.
Ketiga korban diidentifikasi bernama I Kade Agus Suardika (27), I Putu Agus Ariadi (32), dan seorang remaja perempuan berinisial NMADW (16).
Peristiwa mencekam ini bermula saat wahana jet coaster sedang beroperasi dengan kecepatan penuh. Secara mengejutkan, dua korban yakni Agus Suardika dan Agus Ariadi terlepas dari kursi wahana lalu terlempar jatuh ke tanah.
Sementara itu, korban ketiga, NMADW, tidak sampai terlempar namun bahunya membentur tiang penyangga wahana dengan keras saat roller coaster tersebut melaju.
“Benar, ada peristiwa kecelakaan pada salah satu wahana pasar rakyat. Kemungkinan terjadinya kecelakaan disebabkan oleh beban yang berlebihan dan kecepatan wahana,” ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, Rabu (17/6).
Akibat insiden tersebut, ketiga korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan:
I Kade Agus Suardika: Mengalami luka lecet di paha kiri, bengkak pada mata kaki kanan, lutut, tulang kering, serta bengkak pada mata kanan. Korban langsung dibawa oleh pihak panitia wahana ke tukang urut untuk perawatan.
I Putu Agus Ariadi: Mengalami sakit di bagian bahu kiri, badan terasa sakit, serta nyeri di bagian perut. Korban dievakuasi oleh panitia ke Puskesmas 1 Mendoyo.
NMADW (16): Remaja yang berstatus pelajar ini mengalami sakit pada pundak kiri dan wajah bagian kiri. Ia saat ini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas 1 Mendoyo.
Selain mengalami luka fisik, korban NMADW juga dilaporkan kehilangan barang pribadi saat insiden terjadi, berupa satu unit ponsel Vivo Y-21 dan sebuah dompet abu-abu berisi identitas serta uang tunai Rp 50 ribu.
Diketahui pemilik wahana permainan tersebut merupakan warga asal Kediri, Jawa Timur, bernama Winardi (59).
Pascakejadian, pihak panitia dan pengelola wahana pasar rakyat tersebut bersikap kooperatif. Mereka bertanggung jawab penuh dengan memfasilitasi dan menanggung seluruh pengobatan ketiga korban. Hingga berita ini diturunkan, korban yang dilarikan ke Puskesmas 1 Mendoyo masih dalam perawatan medis. (MJ)