Jembrana, mediajembrana.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, Jembrana, Bali. Sebuah mobil Suzuki APV oleng dan masuk ke jalur berlawanan hingga menghantam Isuzu Pick Up Traga.
Peristiwa naas tersebut terjadi di KM 98-99, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 20.20 WITA. Akibat insiden ini, para pengemudi dan penumpang, termasuk seorang bayi perempuan berusia 8 bulan, mengalami luka-luka.
Kecelakaan bermula saat kendaraan Suzuki APV dengan nomor polisi DK-1005-IC yang dikemudikan oleh AQ (21) bergerak dari arah timur (Denpasar) menuju ke arah barat (Gilimanuk). Setibanya di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan oleh warga Dusun Air Anakan tersebut tiba-tiba bergerak ke kanan hingga melewati marka as tengah jalan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur) datang kendaraan Isuzu Pick Up Traga bernomor polisi P-8949-VM yang dikemudikan oleh K (49). Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan posisi APV masuk ke jalur kanan, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
“Benturan terjadi di jalur sebelah kanan dari arah timur atau di jalur kendaraan Pick Up,” ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7)..
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun benturan keras mengakibatkan para korban mengalami luka-luka. Pengemudi Suzuki APV, AQ, dalam kondisi sadar namun mengalami luka lecet di dahi, luka robek pada jari kelingking tangan kanan, serta luka robek pada punggung kaki kiri.
Sementara itu, pengemudi Isuzu Pick Up, K, yang merupakan seorang wiraswasta asal Glenmore, Banyuwangi, juga dalam kondisi sadar dengan luka lecet pada pelipis mata kanan serta mengeluhkan kaki kanannya sakit.
Dua penumpang mobil Suzuki APV turut menjadi korban. Salah satunya adalah KN, bayi perempuan yang masih berusia 8 bulan. Balita tersebut mengalami luka robek cukup serius pada bagian dahi. Sedangkan satu penumpang APV lainnya dilaporkan mengalami luka lecet pada bagian bibir.
Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini tengah ditangani oleh unit terkait untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami kembali mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, dan memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara, terutama saat melintasi jalur utama lintas provinsi pada malam hari,” tandas Sugianta. (MJ)