TPA Suwung Batal Ditutup, Pemerintah Pusat Beri Waktu hingga Februari 2026

DENPASAR, MediaJembrana com – Rencana penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung di Denpasar, Bali, yang semula dijadwalkan mulai Selasa, 23 Desember 2025, resmi ditunda. Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia memutuskan memperpanjang operasional TPA Suwung hingga 28 Februari 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup melakukan peninjauan langsung ke Bali. Berdasarkan rilis pers yang diterima MediaJembrana.com, pemerintah pusat menilai Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan sejumlah upaya perbaikan terhadap kewajiban sanksi administratif yang sebelumnya diberikan.

Penundaan penutupan TPA Suwung diberikan sebagai bentuk kesempatan tambahan agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan kewajiban yang belum sepenuhnya terpenuhi, khususnya terkait pengelolaan sampah dan penghentian praktik open dumping.

“Berdasarkan hasil peninjauan, Pemerintah Provinsi Bali dinilai telah melakukan upaya perbaikan terhadap kewajiban sanksi administratif,” demikian keterangan dalam rilis tersebut.

Selain itu, penundaan penutupan TPA Suwung juga didasarkan pada penilaian bahwa Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali telah melaksanakan kewajiban untuk menghentikan praktik open dumping secara bertahap, sembari menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

TPA Suwung selama ini menjadi lokasi utama pembuangan sampah dari wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan sekitarnya. Rencana penutupannya sempat menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis sampah, mengingat belum sepenuhnya siapnya alternatif pengolahan sampah di tingkat daerah.

Dengan keputusan penundaan ini, pemerintah daerah diberikan waktu tambahan untuk mempercepat pembangunan dan optimalisasi fasilitas pengolahan sampah, termasuk penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber, TPS3R, dan teknologi pengolahan lainnya.

Meski demikian, Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan bahwa penundaan ini bukan pembatalan penutupan. Batas waktu hingga 28 Februari 2026 disebut sebagai masa transisi terakhir sebelum TPA Suwung benar-benar dihentikan operasionalnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih berkelanjutan, sekaligus mencegah dampak lingkungan yang lebih luas akibat keterlambatan penanganan sampah di Bali. (AW/MJ)

Tags

Bagikan Berita Ini

Picture of Media Jembrana

Media Jembrana

Berita Terkait Lainnya

Pencarian Nelayan Hilang Dihantam Kayu di Jembrana Nihil, Tim SAR Bakal Perluas Area

Resmi Dibuka, 10 Tim Siap Perang Taktik di Liga Jembrana 2026

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Kembang Hartawan Bersama Danrem 163/Wira Satya Pimpin Penanaman 9.200 Mangrove di Tuwed Park

Jembrana

Peringati Hari Tumpek Kandang, Ratusan Tukik Dilepas ke Alam Liar

Kemarau Panjang, Petugas Pasok Air untuk Satwa dan Siaga Karhutla di TNBB

Jenazah WNA Polandia yang Tenggelam di Jembrana Dijemput Keluarga 

Adu Banteng Pick Up vs Tronton di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sopir Pick Up Tewas

Sempat Terkendala Biaya, Lima Siswa SMAN 1 Negara Akhirnya Dapat Dukungan ke Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

Jembrana

Gara-Gara Oleng di Tikungan, Truk Box Hantam Pohon dan Masuk Parit di Jembrana

Berita Terbaru

Pencarian Nelayan Hilang Dihantam Kayu di Jembrana Nihil, Tim SAR Bakal Perluas Area

Resmi Dibuka, 10 Tim Siap Perang Taktik di Liga Jembrana 2026

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Kembang Hartawan Bersama Danrem 163/Wira Satya Pimpin Penanaman 9.200 Mangrove di Tuwed Park

Jembrana

Peringati Hari Tumpek Kandang, Ratusan Tukik Dilepas ke Alam Liar

Kemarau Panjang, Petugas Pasok Air untuk Satwa dan Siaga Karhutla di TNBB