JEMBRANA, MediaJembrana.com – Arus penyeberangan kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mengalami peningkatan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan tersebut terpantau sejak sepuluh hari sebelum Natal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dari dan menuju Pulau Bali.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatat, sejak H-10 hingga H-4 Natal, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk mencapai 40.987 unit, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama, jumlah penumpang tercatat sebanyak 143.533 orang.
Peningkatan signifikan juga terjadi pada kendaraan roda dua. Pada H-4 Natal, kendaraan roda dua yang keluar dari Pelabuhan Gilimanuk tercatat sebanyak 2.130 unit, atau meningkat sekitar 24,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat menjelang libur akhir tahun.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Ardhy Ekapaty, mengatakan bahwa tren peningkatan arus penyeberangan sudah terlihat sejak pertengahan Desember. Menurutnya, pergerakan kendaraan tidak hanya didominasi oleh wisatawan, tetapi juga kendaraan logistik.
“Secara kumulatif, mobilitas masyarakat meningkat baik dari Jawa ke Bali maupun sebaliknya. Kenaikan jumlah truk dan kendaraan roda dua menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi juga bergerak menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” kata Ardhy.
Meski arus penyeberangan meningkat, Ardhy memastikan seluruh operasional penyeberangan tetap berjalan dengan aman dan terkendali. ASDP, kata dia, telah menyiapkan armada, kru kapal, serta sistem pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa selama periode Nataru.
“Kami tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap layanan penyeberangan. Seluruh operasional dijalankan sesuai prosedur untuk memastikan perjalanan penumpang berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.
Selain itu, pengguna jasa penyeberangan juga diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca selama perjalanan. Beberapa wilayah di Jawa dan Bali diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, yang berpotensi mempengaruhi kelancaran penyeberangan laut.
Dengan tren peningkatan arus yang masih berlangsung, Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan akan tetap menjadi salah satu titik krusial pergerakan kendaraan dan penumpang selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan mematuhi ketentuan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan. (AW/MJ)