JEMBRANA, MediaJembrana.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Minggu (18/1/2026) sore, mengakibatkan sebuah pohon angsana berukuran besar tumbang dan menutup akses jalan utama di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.40 WITA, tepat di depan SD Negeri 2 Tegalcangkring. Pohon dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter kurang lebih 50 sentimeter roboh ke arah utara, menutup seluruh badan jalan dan menyebabkan kemacetan hingga satu kilometer.
Selain menghambat arus lalu lintas, dahan pohon juga menimpa sebuah kendaraan jenis carry yang sedang melintas, tembok sekolah, serta kabel jaringan WiFi di sekitar lokasi kejadian. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi sempat panik karena kejadian berlangsung cukup cepat, bersamaan dengan hujan berintensitas tinggi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jembrana langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat. Petugas melakukan pemotongan batang dan dahan pohon menggunakan peralatan chainsaw, sekaligus membersihkan material yang menutup jalan.
Namun, proses evakuasi tidak sepenuhnya berjalan lancar. Petugas mengalami kendala saat hendak membersihkan bagian dahan yang menimpa tembok SDN 2 Tegalcangkring. Akses menuju area sekolah dalam kondisi terkunci, sehingga penanganan lanjutan harus menunggu pihak sekolah membuka pintu gerbang.
“Kami prioritaskan membuka akses jalan terlebih dahulu agar lalu lintas bisa kembali normal. Untuk bagian yang masuk ke area sekolah, kami menunggu koordinasi dengan pihak terkait,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Pengemudi kendaraan yang tertimpa dahan pohon dilaporkan selamat, meskipun kendaraannya mengalami kerusakan pada bagian atas.
Setelah beberapa jam proses pembersihan, arus lalu lintas di jalur tersebut akhirnya kembali normal. BPBD Jembrana mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika hujan disertai angin kencang.(AW/MJ)