Dahan Pohon Tumbang di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Polisi Bergerak Cepat

Jembrana, MediaJembrana.com – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Jembrana dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. Dahan pohon tumbang yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gilimanuk berhasil dievakuasi dengan sigap berkat sinergi lintas instansi, Minggu (14/12/2025).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 WITA di depan Anjungan Cerdas Konservasi (ACK) KM 121–122, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Dahan pohon patah akibat faktor alam dan menutup sebagian badan jalan dari arah Gilimanuk menuju Denpasar, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan dan menghambat arus kendaraan.

Mendapatkan laporan kejadian, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung bergerak ke lokasi. Evakuasi dilakukan bersama personel Batalyon C Sat Brimobda Bali, BPBD Kabupaten Jembrana, serta petugas Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kegiatan penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Iptu I Nyoman Gede Sedana.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi. Dalam waktu kurang dari setengah jam, dahan pohon yang menutup jalur berhasil dipindahkan sepenuhnya. Sekitar pukul 16.50 WITA, arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk kembali normal dan lancar. Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.

Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi Arnaya, menegaskan bahwa kecepatan respons aparat merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang berpotensi mengganggu keselamatan publik.

“Begitu menerima informasi adanya dahan pohon tumbang yang menutup sebagian jalur Denpasar-Gilimanuk, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi. Dalam waktu kurang dari setengah jam jalan sudah kembali normal dan tidak ada korban jiwa,” ujar IPDA I Putu Budi Arnaya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini meningkatkan risiko kejadian serupa, terutama di jalur-jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan. Karena itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas, khususnya pada saat hujan lebat atau angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak ragu untuk segera melaporkan kejadian darurat atau potensi gangguan keselamatan melalui layanan kepolisian Call Center 110 yang siap melayani selama 24 jam. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Jembrana dapat terus terjaga. (Angga Wijaya/MJ)

Tags

Bagikan Berita Ini

Picture of Media Jembrana

Media Jembrana

Berita Terkait Lainnya

Jembrana

Lepas 414 Atlet PORJAR Jembrana, Bupati Kembang Targetkan Tembus Lima Besar Bali

Jembrana

Salip Truk Trailer, IRT asal Jember Tewas, Anak 5 Tahun Terluka Parah

Jembrana

Inovasi Banjar Smart Hub Warnasari Kelod, Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Jembrana

Nahas di Jalan! Ambulans Jenazah Hilang Kendali dan Hantam Rumah Warga

Terkendala Biaya Ratusan Juta, Jenazah PMI Jembrana Tertahan di Jepang

Jembrana

Jelang Idul Adha dan Long Weekend, Truk-Bus Mengular hingga Kantor Lurah Gilimanuk

Jembrana

Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Negeri Pembina Melaya, Wabup Ipat Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Jembrana

Polisi dan Pemerintah Desa Pastikan Informasi “Pocong Jadi-jadian” di Air Kuning Hoaks, Warga Diminta Tidak Mudah Percaya Isu Medsos

Berita Terbaru

Jembrana

Lepas 414 Atlet PORJAR Jembrana, Bupati Kembang Targetkan Tembus Lima Besar Bali

Jembrana

Salip Truk Trailer, IRT asal Jember Tewas, Anak 5 Tahun Terluka Parah

Jembrana

Inovasi Banjar Smart Hub Warnasari Kelod, Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Jembrana

Nahas di Jalan! Ambulans Jenazah Hilang Kendali dan Hantam Rumah Warga

Terkendala Biaya Ratusan Juta, Jenazah PMI Jembrana Tertahan di Jepang