Jembrana, mediajembrana.com – Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik seorang pensiunan bernama I Ketut Sudarsa (74) di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Bagian dapur rumah korban ludes dilalap si jago merah hingga mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (2/6) siang sekitar pukul 11.45 WITA. Amukan api pertama kali disadari oleh seorang tetangga korban yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Pada pukul 11.40 WITA, saksi bernama Komang Ayu Tri Astiti sedang makan siang bersama anaknya di teras rumah. Ketika hendak mengambil air minum, saksi melihat kobaran api yang semakin membesar dari arah dapur milik tetangganya,” ungkap Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana dikonfirmasi, Selasa (2/6).
Melihat situasi yang membahayakan dan menyadari pemilik rumah sedang tidak ada di tempat, saksi langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jembrana. Informasi itu kemudian diteruskan ke Markas Komando (Mako) Damkar untuk penanganan cepat.
Mendapat laporan tersebut, Regu III Damkar Kabupaten Jembrana yang tengah bersiaga langsung meluncur ke lokasi. Beruntung, lokasi kebakaran berada cukup dekat sehingga petugas hanya membutuhkan waktu tempuh 2 menit untuk tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di sebelah utara Lembaga Pemasyarakatan (LP).
“Kami mengerahkan 4 unit armada, yang terdiri dari 2 armada penembak dan 2 armada tangki, dengan total air yang dihabiskan mencapai 16.500 liter,” jelas Eko.
Berkat kesigapan petugas, proses pemadaman berlangsung sangat cepat. Api berhasil dikuasai dan dipadamkan total hanya dalam waktu 15 menit, sehingga tidak sampai merembet ke bangunan utama rumah atau pemukiman warga lainnya.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 32 juta. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh tungku tempat memasak yang masih menyala. (MJ)