NEGARA, MediaJembrana.com – Proses seleksi terbuka pengisian empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana Tahun 2025 telah memasuki tahap akhir. Setelah seluruh rangkaian seleksi rampung, keputusan final kini berada di tangan Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang akan memilih satu nama dari tiga besar calon terbaik pada masing-masing jabatan.
Empat jabatan strategis yang diisi melalui seleksi terbuka tersebut meliputi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin). Jabatan-jabatan ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Jembrana.
Ketua Panitia Seleksi JPT Pratama, yang juga Sekretaris Daerah Jembrana, I Made Budiasa, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara akhir yang digelar selama beberapa hari.
“Seluruh proses seleksi sudah selesai. Selanjutnya, panitia seleksi akan menyampaikan hasil penilaian kepada Bupati Jembrana dalam bentuk tiga besar calon untuk masing-masing jabatan,” ujarnya, pada Jumat (12/12/2025).
Budiasa menegaskan, proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional dengan melibatkan tim pansel yang kompeten. Dari total 23 peserta yang lolos seleksi administrasi, hanya tiga kandidat terbaik yang akan diajukan untuk setiap jabatan.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa dirinya memiliki kewenangan penuh untuk menentukan pejabat yang akan dilantik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa pilihan tidak harus jatuh pada peserta dengan peringkat nilai tertinggi.
“Bupati diberikan kewenangan untuk memilih satu dari tiga besar. Jadi tidak harus peringkat satu. Yang terpenting adalah kompetensi, integritas, dan kesesuaian dengan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Menurut Bupati Kembang, pengisian jabatan strategis ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi dan mendorong percepatan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya figur pimpinan OPD yang memiliki visi, kemampuan manajerial, serta komitmen terhadap pelayanan publik.
Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu penyerahan resmi hasil akhir dari panitia seleksi sebelum keputusan ditetapkan. Pengumuman pejabat terpilih diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat setelah seluruh prosedur administrasi diselesaikan. (Angga Wijaya/MJ)