SINGARAJA, MediaJembrana.com – PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Buleleng dan Jembrana selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus utama PLN pada periode ini adalah kesiapsiagaan personel serta mitigasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.
Dilansir dari rri.co.id, Minggu (28/12/2025), Asisten Manajer Jaringan Distribusi PLN UP3 Bali Utara, Putu Agus Cipta Kusuma, mengatakan PLN menetapkan masa siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi cuaca ekstrem.
“Selama periode siaga Nataru, kami menyiapkan 237 personel yang terbagi dalam tiga shift dan siaga 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan,” ujar Putu Agus.
Selama masa siaga tersebut, PLN menghentikan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin, kecuali pekerjaan yang bersifat insidentil dan mendesak. Kebijakan ini diterapkan agar sistem kelistrikan tetap stabil dan respons penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat.
Selain kesiapan sumber daya manusia, PLN UP3 Bali Utara juga melakukan pemetaan terhadap 35 titik rawan bencana di wilayah Buleleng dan Jembrana. Titik-titik tersebut meliputi daerah rawan longsor, banjir, serta lokasi dengan potensi pohon tumbang yang dapat mengganggu jaringan listrik.
“Seluruh unit kami siagakan, termasuk tim khusus penanganan bencana, sehingga apabila terjadi gangguan dapat segera ditangani,” katanya.
Dari sisi daya, pasokan listrik di wilayah Bali Utara dinyatakan mencukupi. Daya mampu pasok listrik mencapai sekitar 104 megawatt dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang akhir tahun.
PLN juga memberikan perhatian khusus pada keandalan listrik di rumah ibadah. Sebanyak 12 gereja di wilayah Buleleng dan Jembrana telah diperkuat dengan pemasangan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan lancar tanpa gangguan listrik.
“Harapan kami, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman karena pasokan listrik tetap aman dan andal,” ucap Putu Agus. (AW/MJ)