JEMBRANA, Mediajembrana.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Kabupaten Jembrana mulai menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, capaian fisik pembangunan telah menembus angka 22 persen, dengan fokus utama pada penguatan infrastruktur jalan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.
Kodim 1617/Jembrana bergerak cepat memacu pengerjaan infrastruktur vital yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satu sasaran prioritas adalah pembangunan senderan di Jalan Tempek 1, Banjar Yeh Buah.
Pembangunan senderan tersebut menjadi bagian krusial dalam menjaga ketahanan jalan rabat beton agar tidak mudah tergerus maupun longsor. Infrastruktur ini diharapkan mampu memberikan perlindungan jangka panjang terhadap badan jalan, terutama saat musim hujan.
Di lapangan, personel TMMD bersama warga setempat terus mengakselerasi pekerjaan. Beberapa tahapan yang sedang difokuskan meliputi pemasangan batu belah di sisi utara jalan, normalisasi medan untuk memastikan struktur tanah tetap stabil, serta penyusunan material pendukung konstruksi secara presisi.
Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat tampak solid dalam setiap tahapan pembangunan fisik yang direncanakan.
“Semangat membangun negeri terpancar nyata di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026, Kodim 1617/Jembrana bergerak cepat memacu pengerjaan infrastruktur vital guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi kegiatan tersebut.
Disebutkan pula bahwa kekuatan utama dalam percepatan pembangunan bukan hanya terletak pada penggunaan alat berat, tetapi pada semangat gotong royong yang terjalin erat antara TNI dan warga. Kolaborasi ini menjadi motor penggerak utama dalam setiap tahap pembangunan fisik.
Dengan capaian progres 22 persen, tren pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Penyaringan dinilai positif. Akselerasi pembangunan ini diharapkan dapat segera membuka aksesibilitas yang lebih baik bagi warga, memperlancar distribusi hasil bumi, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Jembrana.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana dasar. Di Desa Penyaringan, harapannya, pembangunan senderan dan penguatan jalan ini dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (AW/MJ)