BADUNG, Mediajembrana.com – Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas terus digencarkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali. Salah satunya melalui Seminar Nasional bertajuk ‘Transformasi UMKM Menuju Skala Korporasi melalui Venture Capital dan Private Equity’ yang digelar di Sovereign Hotel Kuta Bali, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Rapat Badan Pengurus Harian (RBPH), pelantikan Pengurus BPD HIPMI Bali sisa masa bakti 2024–2027, serta pengukuhan anggota HIPMI Bali Angkatan 2025.
Forum tersebut dihadiri pelaku usaha dari berbagai kabupaten dan kota di Bali, termasuk yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan UMKM di wilayah barat Bali, seperti Jembrana.
Seminar nasional ini menghadirkan Sandiaga Uno sebagai narasumber utama. Dalam forum tersebut, dibahas pentingnya transformasi UMKM agar tidak hanya bertahan di level usaha kecil, tetapi mampu berkembang menuju skala korporasi dengan tata kelola yang lebih profesional serta akses pembiayaan yang lebih luas.
Tema venture capital dan private equity menjadi sorotan utama karena dinilai sebagai salah satu alternatif pembiayaan bagi UMKM yang ingin melakukan ekspansi usaha. Model pembiayaan ini dipandang relevan bagi pelaku usaha yang memiliki potensi pertumbuhan, namun membutuhkan pendampingan manajerial dan jejaring bisnis yang lebih kuat.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Yusuf Wicaksono Hascaryotomo, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Bali. Kehadiran Bank Indonesia menegaskan dukungan terhadap penguatan ekosistem UMKM di Bali, termasuk dalam aspek literasi keuangan, perluasan akses pembiayaan formal, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Bagi pelaku UMKM di Jembrana, forum semacam ini dinilai penting sebagai ruang pembelajaran dan perluasan wawasan. Selama ini, sebagian UMKM di wilayah Jembrana masih bergantung pada pembiayaan konvensional dan skala usaha lokal.
Melalui penguatan jejaring dengan organisasi pengusaha, perbankan, dan pemangku kebijakan, UMKM Jembrana diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
HIPMI Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar UMKM di seluruh Bali, termasuk Jembrana, mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Transformasi UMKM menuju skala korporasi diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi global. (AW/MJ)