APBD Jembrana 2026 Ketok Palu di Tengah Turunnya TKD

NEGARA, MediaJembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama DPRD resmi mengesahkan empat Peraturan Daerah (Perda) dalam Sidang Paripurna IV, Kamis (27/11/2025).

Salah satu keputusan terpenting adalah penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jembrana Tahun 2026 yang nilainya menembus lebih dari satu triliun rupiah, menjadi pedoman pembangunan daerah sepanjang tahun mendatang.

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD dipimpin Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi. Hadir Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), jajaran Forkopimda, Sekda Made Budiasa, serta para pimpinan OPD.

Empat Perda yang disahkan meliputi penganggaran daerah, rencana pengembangan kawasan permukiman jangka panjang dua puluh tahun, pembentukan Badan Usaha Milik Desa, serta regulasi pencegahan dan penanganan korban tindak pidana perdagangan orang.

Wabup Ipat menjelaskan, dua dari Perda tersebut merupakan usulan eksekutif, sementara dua lainnya adalah inisiatif DPRD. Ia menegaskan bahwa APBD 2026 akan menjadi fondasi sekaligus arah utama pembangunan Jembrana.

“APBD 2026 menjadi kompas yang mengarahkan seluruh langkah pembangunan satu tahun ke depan, memastikan setiap program berjalan tepat waktu sejak awal tahun anggaran,” ujarnya.

Dalam struktur anggaran yang disahkan, pendapatan daerah diproyeksikan berada pada kisaran satu koma nol lima triliun rupiah, sedangkan belanja daerah diperkirakan mencapai lebih dari satu koma nol delapan triliun rupiah. Dengan demikian, terdapat selisih belanja yang lebih besar dibanding pendapatan, yakni defisit sekitar tiga puluh delapan miliar rupiah.

Meski kondisi fiskal tidak sepenuhnya ideal, Pemkab Jembrana menegaskan komitmen untuk tetap menjaga program prioritas. Ipat menyampaikan bahwa tahun depan akan menjadi periode yang menantang karena adanya penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, yang turut menekan kemampuan fiskal daerah.

“Kondisi fiskal tahun mendatang sangat menantang. Namun kita tetap harus memastikan program-program pro rakyat, program prioritas, dan program unggulan daerah tetap dapat diwujudkan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai penyesuaian akan dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Wabup asal Tegalcangkring itu mengapresiasi kerja sama DPRD dan seluruh aparatur pemerintah daerah.

“Kontribusi dan pengabdian seluruh pihak menjadi pilar utama dalam mewujudkan Jembrana yang maju, harmoni, dan bermartabat,” tutupnya.

Dengan pengesahan anggaran tahun 2026, langkah pembangunan Jembrana memasuki fase baru yang menuntut efisiensi, kolaborasi, dan inovasi agar pelayanan publik tetap optimal meski ruang fiskal mengalami tekanan. **

Tags

Bagikan Berita Ini

Picture of Media Jembrana

Media Jembrana

Berita Terkait Lainnya

Adu Banteng Pick Up vs Tronton di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sopir Pick Up Tewas

Sempat Terkendala Biaya, Lima Siswa SMAN 1 Negara Akhirnya Dapat Dukungan ke Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

Jembrana

Gara-Gara Oleng di Tikungan, Truk Box Hantam Pohon dan Masuk Parit di Jembrana

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terdampar di Pesisir Pantai Air Kuning

Berenang Malam di Pantai Tembles, WNA Polandia Hilang Terseret Arus

Kabar Duka, PMI Asal Jembrana Meninggal Dunia Terkena Stroke di Polandia

Alami Kecelakaan Lalulintas, PMI Asal Perancak Tewas di Guyana

Alami Blackout, Seluruh Penumpang KMP Perkasa Prima 5 Dievakuasi 

Eksistensi Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi; Berawal Dari Kisah Asmara di Zaman Kerajaan

Berita Terbaru

Adu Banteng Pick Up vs Tronton di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sopir Pick Up Tewas

Sempat Terkendala Biaya, Lima Siswa SMAN 1 Negara Akhirnya Dapat Dukungan ke Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

Jembrana

Gara-Gara Oleng di Tikungan, Truk Box Hantam Pohon dan Masuk Parit di Jembrana

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terdampar di Pesisir Pantai Air Kuning

Berenang Malam di Pantai Tembles, WNA Polandia Hilang Terseret Arus