Jembrana, Mediajembrana.com – I Made Sumarwa (65), warga Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, tewas tersengat arus listrik, Minggu (25/10) malam. Ia kesetrum tiang lampu penerangan jalan di pinggir aliran irigasi seusai mandi.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, mengatakan korban mandi di aliran irigasi bersama tetangganya, I Nyiman Sintra, sekitar pukul 19.00 WITA. Sekitar pukul 19.30 WITA, korban selesai mandi lebih dulu dan naik ke tangga beton di pinggir aliran.
“Saat hendak memakai celana, tangan kanan korban memegang tiang lampu penerangan jalan yang ada di pinggir aliran irigasi. Korban langsung berteriak ‘aduh’ dan jatuh tersungkur dengan posisi kepala mengarah ke tangga beton bagian bawah,” kata Sartika, Senin (26/10).
Sintra yang menyaksikan kejadian itu berusaha menolong, tetapi ikut tersengat saat mendekati tubuh korban. Ia kemudian berlari ke arah hulu dan memberi tahu warga lain, I Kadek Sastrawan.
Sastrawan tiba di lokasi dan mendapati korban sudah terlentang dengan kaki kiri masih menempel di tiang lampu. Ia tidak berani menyentuh korban dan langsung menghubungi Polsek Mendoyo.
Petugas PLN Cabang Negara, Kompyang Yogi Arimbawa, lalu memeriksa tiang lampu tersebut. Hasilnya, tiang berbahan pipa besi itu memang mengandung aliran listrik.
“Dari hasil pemeriksaan PLN, benar tiang lampu penerangan jalan tersebut mengandung aliran listrik sehingga bisa menyengat orang yang menyentuhnya. Aliran listrik itu berasal dari kabel yang terkelupas di bagian ujung atas pipa besi, dibuktikan dengan alat pendeteksi arus listrik atau tespen,” ujar Sartika.
Sementara dari pemeriksaan dokter Puskesmas I Mendoyo, dr. Rengga Septivianti, bersama tim Identifikasi dan Dokkes Polres Jembrana, ditemukan luka lecet di bawah lutut kaki kiri korban. Peristiwa ini dilaporkan oleh keponakan korban, I Kadek Ariantana. (MJ)