Parah! BBM di Jembrana Langka: Warga Dorong Motor, hingga 3 Orang Pingsan

Jembrana – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di Kabupaten Jembrana, Bali, kian memprihatinkan. Antrean kendaraan tampak mengular di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dampaknya, warga tak hanya harus mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin, tetapi sejumlah warga juga dilaporkan pingsan akibat kelelahan mengantre.

Berdasarkan data yang dihimpun di lima SPBU di wilayah Kecamatan Jembrana dan Negara hingga Senin (12/10) pukul 17.30 Wita, stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax terpantau kosong. Bahkan, dua SPBU di kawasan Kota Negara juga kehabisan pasokan BBM jenis Pertamax Turbo.

Di tengah antrean panjang yang tak kunjung terurai, suasana dramatis terlihat di lokasi pengisian BBM. Anak-anak yang diajak orang tuanya mengantre tampak kehausan dan menangis. Situasi tersebut menggugah petugas kepolisian bersama pengelola SPBU untuk turun tangan membagikan air minum gratis kepada warga.

Salah seorang warga asal Kecamatan Jembrana, Wayan Swatika (46), mengaku sangat kecewa setelah mendatangi tiga SPBU di wilayah Kota Negara tanpa hasil. Ia bahkan terpaksa meminta bantuan rekannya untuk mendorong motornya yang mogok.

“Tumben kali ini habis semua. Biasanya ada saja Pertamax di salah satu SPBU. Tadi sudah dorong motor jauh sekali. Ini rencana mau cari BBM eceran dulu,” ujar Swatika.

Tak hanya kelelahan, beberapa warga tumbang saat mengantre. Peristiwa mengejutkan terjadi di SPBU Nomor 54.822.13, Jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, sekitar pukul 07.43 Wita. Seorang perempuan berinisial NKH (20), warga Kecamatan Mendoyo, mendadak mengalami kejang-kejang hingga tak sadarkan diri di barisan antrean.

Petugas Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Jembrana yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan medis awal. Pasien selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Balimed Negara.

Ps Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana Putra, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyebut total ada tiga warga yang pingsan saat mengantre bensin hingga siang hari.

“Sudah kami tangani awal dan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hingga siang ini total ada tiga warga pingsan. Kami berharap pasien segera pulih dan dapat kembali beraktivitas,” terang Bagus Adi, Rabu (14/10).

Berdasarkan keterangan medis awal, pasien NKH diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi dan rutin menjalani pengobatan. Begitu sadar, ia mengeluhkan pusing berputar serta kondisi badan yang amat lemas.

Melihat kondisi krisis ini, pihak kepolisian mengimbau warga untuk ekstra hati-hati dan menjaga kesehatan saat berada di lokasi SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan saat mengantre, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit,” tegas Bagus Adi.

Tags

Bagikan Berita Ini

Picture of Media Jembrana

Media Jembrana

Berita Terkait Lainnya

Respon Dampak Antrean BBM, Pemkab Jembrana Berupaya Optimal Jaga Kondusifitas dan Kelancaran Pelayanan Publik

Pemkab Jembrana Salurkan 600 Ribu Liter Air Bersih Tangani Dampak Kekeringan

Jembrana

Parah! BBM di Jembrana Langka: Warga Dorong Motor, hingga 3 Orang Pingsan

Sabet 4 Penghargaan Sekaligus, BPBD Jembrana Penyelenggara Penanggulangan Bencana Terbaik se-Bali

Unggul dalam Sinergi & Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan, Kabupaten Jembrana Raih Peringkat Pertama PPD Provinsi Bali Tahun 2026 A

Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Asal Jember Melompat ke Laut di Pelabuhan Gilimanuk

Jembrana

Momentum Tumpek Wayang, Pemkab Jembrana Gelar Persembahyangan, Sosialisasi Pembangunan PLTS Hingga Aksi Bersih-Bersih Sampah

Satpolairud Polres Jembrana Amankan 11 Pari Mobula Terpotong, 3 Orang Didalami

Gelar Audiensi Kolektif, Cara Bupati Jembrana Menyiasati Tumpukan Aspirasi Warga secara langsung

Berita Terbaru

Respon Dampak Antrean BBM, Pemkab Jembrana Berupaya Optimal Jaga Kondusifitas dan Kelancaran Pelayanan Publik

Pemkab Jembrana Salurkan 600 Ribu Liter Air Bersih Tangani Dampak Kekeringan

Jembrana

Parah! BBM di Jembrana Langka: Warga Dorong Motor, hingga 3 Orang Pingsan

Sabet 4 Penghargaan Sekaligus, BPBD Jembrana Penyelenggara Penanggulangan Bencana Terbaik se-Bali

Unggul dalam Sinergi & Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan, Kabupaten Jembrana Raih Peringkat Pertama PPD Provinsi Bali Tahun 2026 A