Jembrana, Mediajembrana.com – Pencarian hari kelima terhadap penumpang KMP Cemerlang 55 yang diduga jatuh ke laut di perairan Selat Bali akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Riski Firmansyah (23), warga asal Jombang, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa sore.
“Korban telah ditemukan mengapung di perairan Selat Bali, tepatnya di sebelah utara lampu navigasi pada koordinat 8°08’01.4″S 114°25’53.9″E,” ungkap Kapos SAR Dewa Putu Hendri Gunawan dalam keterangannya, Jumat (2/10).
Pencarian yang melibatkan belasan personel Tim SAR Gabungan dari Sat Polairud Polres Jembrana, Dit Polairud Polda Bali, Batalyon C Pelopor Gilimanuk, TNI AL Pos Gilimanuk, dan Basarnas Jembrana ini telah dimulai sejak pukul 07.00 WITA.
Penyisiran dilakukan secara masif melalui jalur laut dan darat. Armada yang dikerahkan meliputi Shiftender Sat Polairud Polres Jembrana, Sea Rider TNI AL, hingga RIB 01 Basarnas Jembrana. Tim menyisir alur pelayaran Ketapang-Gilimanuk, kawasan perairan Prapat Agung, Segara Rupek, hingga ke pesisir kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB).
Jasad korban baru terdeteksi sekitar pukul 15.10 WITA oleh Tim SAR Gabungan yang sedang berpatroli. Petugas langsung mengevakuasi jenazah ke Posko SAR Gabungan di Teluk Gilimanuk.
“Setibanya di posko pada pukul 15.45 WITA, pihak keluarga langsung melakukan pengecekan. Keluarga mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut benar merupakan Riski Firmansyah,” jelasnya.
Pihak keluarga telah menyerahkan penanganan jenazah kepada petugas untuk proses lebih lanjut. Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Negara menggunakan ambulans Sie Dokkes Polres Jembrana.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Gabungan hari kelima resmi ditutup setelah digelar apel konsolidasi pada pukul 17.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan pencarian dan evakuasi dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar. (MJ)