Jembrana, MediaJembrana.com – Warga di Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di pesisir pantai, Senin (15/12/2025) pagi. Korban diketahui bernama I Ketut Sudiarta (63), warga Desa Yeh Kuning, Kabupaten Jembrana.
Mayat korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WITA dalam kondisi terdampar di tepi pantai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Mendoyo segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pengamanan tempat kejadian.
Tak lama berselang, Tim Inafis Polres Jembrana, petugas Dokkes, serta tenaga medis dari Puskesmas I Mendoyo tiba di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi telentang dan tubuh sudah kaku. Petugas memperkirakan korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan warga.
Identitas korban diketahui setelah sejumlah warga dan pihak keluarga mengenali ciri-ciri korban. Berdasarkan keterangan keluarga, I Ketut Sudiarta sebelumnya berpamitan untuk pergi ke rumah kakaknya pada Minggu (14/12/2025). Namun hingga malam hari, korban tidak kembali ke rumah, sehingga keluarga mulai merasa khawatir.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa dan selama ini menjalani pengobatan. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian petugas dalam penanganan peristiwa ini. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan petugas kepolisian dan warga setempat. Jenazah selanjutnya dibawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memilih menolak dilakukan autopsi.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa dengan tidak ditemukannya tanda kekerasan serta adanya keterangan dari keluarga, peristiwa ini diduga tidak terkait tindak pidana. Namun demikian, pencatatan dan pendataan tetap dilakukan sebagai bagian dari prosedur penanganan kejadian penemuan mayat.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap anggota keluarga, khususnya yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya warga yang hilang atau membutuhkan bantuan, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (Angga Wijaya/MJ)