NEGARA, MediaJembrana.com – Seorang penulis asal Jembrana yang tinggal di Denpasar, Bali, Angga Wijaya, mengeluhkan layanan pengantaran paket di Kantor Pos Jembrana. Keluhan tersebut disampaikan setelah kiriman buku miliknya tertahan beberapa hari meski tercatat sudah tiba di Jembrana sejak 13 Januari 2026.
Angga mengirim paket berisi buku dari Denpasar menggunakan jasa Pos Indonesia. Berdasarkan hasil pelacakan, paket telah sampai di Kantor Pos Jembrana pada 13 Januari 2026. Namun hingga Kamis (15/1/2026), sebelum libur bersama hari Isra Mir’aj, paket belum diterima oleh pihak penerima.
Dalam keterangan sistem pelacakan, paket tercatat berada pada status “On Delivery: 3rd Attempt” atau percobaan pengantaran ketiga, dengan catatan “luar batas antar-antaran berjadwal”.
“Saya kirim buku dari Denpasar ke Jembrana. Dari tracking, sudah sampai di kantor pos sejak 13 Januari. Tapi sampai sekarang belum diterima, malah tertulis akan diantar ulang untuk ketiga kalinya,” ujar Angga.
Ia mengaku sudah mencoba menghubungi Kantor Pos Jembrana melalui telepon, namun belum berhasil tersambung. Menurutnya, kondisi ini cukup disayangkan mengingat jarak Denpasar-Jembrana relatif dekat.
“Kalau kirim ke wilayah lain selama ini tidak ada masalah. Baru kali ini saya mengalami keterlambatan seperti ini,” katanya.
Angga menegaskan, keluhan tersebut disampaikan sebagai bentuk masukan agar pelayanan pengantaran paket Pos Indonesia, khususnya di wilayah Jembrana, dapat berjalan lebih optimal.
“Saya hanya berharap ada perbaikan sistem, terutama soal pengantaran dan komunikasi dengan pelanggan. Supaya pengiriman buku atau barang lain bisa lebih pasti dan tidak berulang kali tertunda,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. (AW/MJ)